Home > Property > Tips mengecat rumah

Tips mengecat rumah

Sebenarnya baru 2 tahun yg lalu interior rumah dicat. Tapi karena ada sedikit perbaikan karena rembesan air hujan dan coretan kreatif anak2, maka ada rencana untuk mengecat interior rumah dalam waktu dekat, tentunya dilakukan sendiri dan dibantu oleh yg bantu2 dirumah😉 dan istri tercinta dong…tidak sekaligus tapi dilakukan secara bertahap dimulai dengan ruang keluarga.

Berdasarkan tanya2 ke ‘mbah google’, akhirnya ketemu tips mengecat rumah yg dicuplik dari situs http://www.harian-global.com. Berikut adalah poin2 pentingnya:
  1. Selalu pastikan anda memiliki cat dalam jumlah yang cukup dengan warna yang sama. Jangan mengambil resiko sampai kekurangan cat atau tidak berhasil menemukan warna yang sama.
  2. Jangan sampai ada anak-anak dan hewan peliharaan bermain di ruangan yang akan dicat. Selain itu tutuplah dengan menggunakan plastik atau pindahkan barang-barang yang ada di ruangan seperti furniture, TV, barang pecah belah dan barang lainnya.
  3. Pindahkan barang-barang pajangan (aksesories) di tembok ke ruangan lain dan gunakan vaccum cleaner untuk menyedot debu diruangan. 
  4. Usahakan adanya ventilasi udara yang memadai didalam ruangan sebelum anda memulai pengecatan. Bila ventilasi udara kurang memadai, anda dapat menggunakan masker untuk menutupi hidung dan mulut. 
  5. Gunakan dempul tembok (plamir) untuk menutup celah dan retakan di dinding, lalu ratakan sampai halus dengan menggunakan amplas. 
  6. Bagian dinding yang terlalu kotor sebaiknya dibersihkan dahulu dengan menggunakan lap yang dibasahi dengan air sabun. Kemudian bersihkan dengan air biasa dan biarkan sampai kering. 
  7. Tutupi lantai dengan plastik atau kertas koran agar lantai tidak kotor terkena cat yang jatuh pada saat mengecat
  8. Gunakan pelindung mata seperti spectacles/kacamata pada saat mengecat. Selain itu gunakan juga pakaian kerja yang dapat melindungi kulit dari tetesan cat, serta sarung tangan. 
  9. Bilaslah segera mata dengan air bersih apabila terjadi kontak antara cat dengan mata. Kalau cat yang terkena ke mata cukup banyak, segeralah periksa ke dokter untuk menghindari hal-hal yang dapat merusak mata anda. 
  10. Mulailah mengecat bagian langit-langit dahulu, sehingga bila ada cipratan di dinding tak akan menimbulkan masalah. 
  11. Gunakan roller untuk mengecat area yang luas dengan cepat, lalu gunakan kuas untuk mengecat setiap sudut pertemuan dua dinding. 
  12. Bila hasil pengecatan masih kurang baik (belang-belang), ulangi pengecatan sekali lagi 
  13. Bila ada cipratan cat yang jatuh ke lantai, sebaiknya secepatnya dibersihkan dengan menggunakan lap basah. 
  14. Tutuplah kaleng cat rapat-rapat setelah selesai pengecatan agar sisa cat dikaleng tidak mengering. 
  15. Cucilah kulit yang terkena cat dengan air atau cairan khusus pembersih kulit yang cocok untuk kulit anda hingga bersih. 
  16. Bila tidak perlu, jangan masuk kedalam ruangan yang baru saja di cat. Lebih baik menunggu sampai bau cat hilang.
Categories: Property
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: