Home > Journal of life > Kematian

Kematian

Dua hari yang lalu ibuku mengabarkan bahwa guru ngajiku sewaktu kecil telah berpulang menghadap-Nya. Padahal masih tersisa dalam ingatanku beberapa tahun yang lalu, suami beliau pun yang juga guru ngajiku juga telah meninggal. Diwaktu yang bersamaan, ibu pun memberi kabar bahwa bibi yang suka berjualan melewati depan rumah, yang juga sering dititipi membuat aneka makanan oleh ibu2 sekitar komplek bila ada hajatan, juga telang berpulang. Mereka adalah orang2 terdekatku yang memuat kapasitas tersendiri dalam memori masa kanak2. Mengaji bersama kakak2 dan adikku di masjid dan rumah beliau, masa2 yang sulit untuk dilupakan.

Ah…sedemikian singkatkah hidup ini? Aku yang dahulu masih kanak2, bermain berlarian dan berkejar2an dengan teman sebaya, saat ini sudah memiliki anak. Guru ngaji-ku yang dahulu terlihat bugar dan selalu mengajariku belajar mengaji, kini telah menghadap-Nya berpindah alam. Entah kapan kontrak hidupku dengan-Nya akan berakhir. Yang kutakutkan adalah bukan kematiannya, melainkan hidup pasca kematian. Sudah cukupkah bekal yang kupersiapkan untuk menghadap-Nya. Akankah kematianku kelak berakhir dengan khusnul khotimah?

Seringkali kita lupa bahwa hidup hanya sementara. Kita diberi jatah hidup didunia tentu untuk beribadah kepada-Nya, mengumpulkan bekal sebanyak2nya, untuk menghadapi perjalanan yang lebih panjang lagi dan abadi. Harta yang dikumpulkan akan kita tinggalkan. Begitupun anak2 dan istri kita, semuanya akan meninggalkan kita. Satu yang pasti akan bersama kita ketika kematian itu tiba yakni amal2 baik.

Kematian itu pasti datangnya sesuai dengan firman-Nya Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.” (QS. 29:57). Ini tidak mungkin kita hindari. Seberapa kuatpun usaha yang kita lakukan untuk menghindari datangnya kematian. Sesuai dengan firmannya Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. 62:8)

Satu pintaku pada-Nya bahwa bila kematian itu datang padaku, matikan aku dalam keadaan beriman kepada-Nya dan khusnul khotimah. Mudah2an sisa umur yang diberikan dapat ku-optimalkan untuk lebih mendekatkan diri kepada-Nya, Amin…

Categories: Journal of life
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: