Home > Sosial & Politik, Uncategorized > My Name is Khan

My Name is Khan

Kali ini saya ingin menceritakan tentang satu film bertajuk “My name is Khan”. Film yyg berasal dari negeri India dengan ide yang sangat sederhana tapi diramu dengan sangat apik, sehingga menghasilkan satu karya yg menjadi inspirasi bagi umat muslim untuk selalu bangga terhadap agama yang dianutnya, Islam.

Cerita diawali dengan perantauan seorang pemuda muslim bernama Khan ke Amerika mengunjungi adiknya yang telah terlebih dahulu menetap dan bekerja disana. Khan adalah seorang penderita autis yg mempunyai kecerdasan luar biasa. Ia kemudian bekerja di perusahaan adiknya sebagai tenaga marketing yg menjual alat2 kecantikan. Dalam satu kesempatan, ia berkenalan dengan seorang wanita cantik beranak satu, yg akhirnya dengan perjuangan dan usaha yg keras dapat mempersuntingnya. Konflik muncul pasca terjadinya tragedi WTC, dimana banyak umat muslim di AS dizhalimi. Begitupun terhadap keluarga Khan. Mulai dari istrinya yg keluar dari pekerjaannya hingga anaknya yg dizhalimi oleh teman2 sekolahnya hingga meninggal. Penyesalan sang istri yg menikah dengannya menyebabkan banyak kezhaliman yg ia terima pasca tragedi WTC. O ya, sang istri kebetulan beragama Hindu, dan inilah yg menyebabkan adiknya pada awalnya tidak setuju dengan pernikahannya.

Kehilangan anak merupakan kesedihan yang sangat mendalam bagi seorang ibu. Begitu pula lah yg dialami oleh istri Khan. Hingga istri Khan menyuruhnya pergi dalam kehidupannya. Tapi khan sgt mencintainya dan menanyakan kepadanya apa yg bisa membuatnya bisa memaafkannya dan kembali hidup bersama dengan istrinya. Istrinya pun kemudian mengajukan syarat bahwa bila ia mampu menjumpai presiden US dan mengatakan bahwa ia seorang muslim dan ia bukanlah seorang teroris, maka saat itulah ia boleh tinggal kembali bersama sang istri. dalam satu dialog, “Kenapa tak kau jumpai Mr. President US, dan katakan padanya bahwa anda seorang muslim, dan anda bukanlah seorang teroris”

Banyak aral yg ia temui dalam perjalanannya menemui Mr. President. Konflik pun muncul. Tapi ia membuktikan kepada masyarakat US bahwa Muslim bukanlah org yang harus ditakuti. Justru ia menebarkan kasih sayang dan kedamaian bagi lingkungan sekitarnya. Akhirnya dalam tempo perjalanan lebih dari 6 bulan, ia mampu menemui Mr.President bahkan menjadi tamu kehormatannya. Salah satu film yg layak untuk ditonton.

“Mr. President, My name is Khan, and I am not terorist..!!!”

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: