Home > Sosial & Politik > Life is a choice

Life is a choice

Ya…hidup memang sebuah pilihan. Dan sebagai konsekuensi atas pilihan tersebut adalah konsistensi. Jangan pernah melihat kembali kebelakang ketika pilihan sudah ditentukan, karena hal tersebut akan membuat perasaan anda berkecamuk tak menentu. Bahkan akan lebih parah lagi perasaan menyesal yang tak berkesudahan. Bukankah hal tersebut sama halnya dengan menyesali nasib.  Menyesali nasib merupakan perbuatan menentang takdir dan tak menerima ketentuan-Nya. Berhati-2 lah, karena hal tersebut mendekatkan anda pada kekufuran.

Ada beberapa hal yg perlu diperhatikan sebelum mengambil keputusan, seperti berdiskusi dengan orang-2 bijak untuk mendapatkan masukan-2 yang berguna. Paling tidak hal tsb bisa dijadikan parameter tambahan untuk dipertimbangkan dalam mengambil keputusan. Bisa juga dengan sholat istikharoh untuk lebih menguatkan, sehingga tidak ada penyesalan setelah keputusan ditetapkan. Hidup pun sebuah pilihan, dan hidup tak tidak jauh dari pengorbanan. Ketika hidup sudah menjadi pilihan, tentunya kita harus bersiap dengan segala konsekuensi hidup. Ayo…Semangat..!!!

Categories: Sosial & Politik
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: